sdit

sdit

Minggu, 22 Agustus 2010

Berpikir Positif (Bagian ketiga)

C. KATA-KATA BERSIFAT MAGNETIS

Kata-kata bersifat magnetis yaitu dengan memperbanyak kalimat syukur. Hindari mengeluh. Ketika mengeluh, Anda melepaskan getaran negatif ke alam semesta yang akan menarik hal-hal negatif ke dalam hidup Anda. Begitu pula sebaliknya. Perhatikan betul kata-kata yang Anda ucapkan dan yang tidak terucapkan (di hati).” (Erbe Sentanu)

 “Dan kami akan memberi balasan kepada orang-orang yang bersyukur.”
(QS. Ali Imron : 145)

“Dan (ingatlah juga), tatkala Tuhanmu memaklumkan; "Sesungguhnya jika kamu bersyukur, pasti Kami akan menambah (nikmat) kepadamu, dan jika kamu mengingkari (nikmat-Ku), maka sesungguhnya azab-Ku sangat pedih".”
(QS. Ibrahim : 7)

Dalam hal ini, At-Tirmidzi menukil sebuah hadits yang diriwayatkan dari Jabir bin Abdullah bahwa ia berkata, “Barangsiapa yang diberi kebaikan (kenikmatan), hendaklah ia membalasnya; Jika ia tidak punya sesuatu untuk membalasnya, hendaklah ia memuji pemberinya. Karena sesungguhnya apabila ia memuji berarti ia telah mensyukuri dan berterima kasih kepadanya. Akan tetapi, jika ia menyembunyikannya, berarti ia telah mengingkari kebaikannya.”

Dari An-Nu’man bin Basyir berkata, “Rasulullah saw. berkhutbah di atas mimbar menyampaikan sabdanya : ‘Barangsiapa tidak mensyukuri yang sedikit, berarti tidak bisa mensyukuri yang banyak. Barangsiapa tidak berterima kasih kepada manusia, berarti ia tidak bersyukur kepada Allah. Sesungguhnya menyebut-nyebut nikmat Allah adalah bersyukur dan meninggalkannya adalah kufur. Bersatu akan membawa rahmat dan bercerai-berai akan mendatangkan adzab’.” (Musnad Imam Ahmad, no. 17721)

Sabtu, 21 Agustus 2010

Berpikir Positif (Bagian kedua)

B. HUKUM TARIK MENARIK

Hukum ini berlaku seperti hukum gravitasi.  Jika kita memikirkan apa-apa yang kita suka hidup kita akan dipenuhi oleh hal itu.  Jika kita memikirkan hal-hal yang tidak kita suka, maka yang terjadi dalam hidup pun akan mencerminkan hal itu. Jika kita berpikir tentang keindahan berarti kita merencanakan keindahan untuk terjadi dalam hidup.
”Hukum tarik-menarik menjelaskan mengapa orang yang selalu merasa sial (sering mengumpat) justru sering mengalami kesialan, sementara orang yang selalu merasa beruntung dan menikmatinya (bersyukur)  akan sering mengalami keberuntungan. Oleh karena hukum tarik-menarik ini juga berlaku bagi pikiran dan perasaan Anda, bahkan dengan kapasitas yang sebenarnya justru lebih dahsyat, dapat dikatakan bahwa Anda sebenarnya ikut menciptakan kenyataan hidup Anda sendiri, apapun kenyataan yang terjadi” (Erbe Sentanu)
”Perlu Anda ketahui, berpikir tentang sesuatu, baik ataupun buruk, sama artinya dengan merencanakan sesuatu itu terjadi. Jika Anda berpikir tentang keindahan berarti Anda merencanakan keindahan untuk terjadi dalam hidup. Jika Anda berpikir (mencemaskan) tentang kesulitan, berarti Anda merencanakan kesulitan itu untuk terjadi dalam hidup.” (Erbe Sentanu)
”Anda perlu sangat waspada terhadap apa yang Anda pikir dan rasakan. Oleh karena pikiran dan perasaan Anda esensinya adalah doa juga. Dan hukum daya tarik menyatakan bahwa Anda menarik segala sesuatu yang Anda pikir dan rasakan tanpa memperdulikan  apakah Anda menginginkannya atau tidak. Tanpa kecuali, apa pun yang Anda beri fokus perhatian dengan memikirkannya, Anda langsung mulai menarik hal itu untuk hadir dalam diri Anda. Tanpa peduli apakah itu merupakan hal positif (Anda inginkan) ataupun negatif (tidak Anda inginkan).” (Erbe Sentanu)
”Alam vibrasi kuantum tidak meminta konfirmasi Anda tentang mana yang baik atau buruk. Ia langsung merespons pikiran sesuai sifatnya. Yaitu fokus per-ha-ti-an Anda. Kalau Anda fokus memikirkan sesuatu yang Anda sukai, berarti Anda sedang mengatakan: ”Ya, datanglah (kirimkanlah)….karena inilah yang saya suka”. Dan ketika Anda fokus memikirkan hal yang tidak Anda sukai, itu berarti Anda pun sedang mengatakan ”Ya, datanglah (kirimkanlah)…. karena inilah yang tidak saya suka”. Sekali lagi, alam semesta tidak bertanya apakah hal itu Anda suka atau tidak suka. Alam semesta melalui Hukum Daya Tariknya selalu memberikan (mengirimkan) apa pun yang Anda berikan perhatian dalam bentuk pikiran dan perasaan Anda”. (Erbe Sentanu)
”Hukum kuantum yang bekerja 24 jam tidak membantu orang mendapatkan apa yang ia inginkan, melainkan membantu orang mendapatkan apa yang ia fokuskan. Dan banyak orang ingin sukses (sekaligus khawatir), seringkali tidak menyadari bahwa justru ia sering fokus pada apa yang ia khawatirkan. Dan itulah yang terjadi.” (Erbe Sentanu)

Allah swt. berfirman. “Jika kamu berbuat baik, (berarti) kamu berbuat baik bagi dirimu sendiri…” (QS Al-Isra’: 7).

Dan firman Allah : “Dan berbuat baiklah (kepada orang lain) seperti halnya Allah berbuat baik terhadapmu….” (QS. Al-Qashash: 77)

Hadits Nabi:
"Sesungguhnya Allah telah menetapkan kebaikan-kebaikan dan keburukan, lalu menguraikannya; barang siapa yang berkeinginan melakukan suatu amal baik, sementara ia belum dapat melakukannya maka baginya pahala yang sempurna. Jika ia sampai mengamalkannya maka Allah akan memberikan pahala sepuluh kebaikan, sampai berlipat tujuh ratus kebaikan, bahkan lebih banyak. Jika ia berkeinginan melakukan suatu kejahatan sementara ia tidak melakukannya maka baginya pahala satu kebaikan penuh. Dan jika berkeinginan melakukan suatu kejahatan dan ia melakukannya maka baginya satu ganjaran keburukan." (Bukhari-Muslim)

Dari Ibnu Mas”ud ra. bahwa Rasulullah saw bersabda: “Barangsiapa menunjukkan (seseorang) kepada kebaikannya, ia memperoleh pahala seperti pahala orang yang melakukannya.” (HR. Muslim)

Barang siapa berbuat kebaikan maka dia berpahala dan akan mendapat pahala dari orang yang mengikutinya. Barang siapa yang berbuat kejahatan maka dia berdosa dan akan mendapat dosa dari orang yang menirunya (HR. Bukori-Muslim)

Jumat, 20 Agustus 2010

Berpikir Positif (Bagian pertama)

MINGGU ke 1 :

Tujuan : Yang hadir / orang baru terikat / tertarik untuk datang terus berkelanjutan dan membuat mereka sadar akan hidup dengan berpikir positif sehingga dia selalu ingin mencari komunitas berpikir positif, dia akan tidak nyaman bergaul dengan lingkungan yang belum berpikir positif.

Materi : Mengapa berpikir positif

TERAPI BERPIKIR POSITIF

A. MENGAPA BERPIKIR POSITIF?

Perasaan dan perbuatan pasti dimulai dari pikiran. Pikiranlah yang menjadi pendorong setiap perbuatan dan dampaknya. Pikiran akan melahirkan mindset (pola pikir), mempengaruhi intelektualitas, fisik, perasaan, sikap, hasil, harga diri, kondisi jiwa, kondisi kesehatan, percaya diri dll. Proses berpikir yang pertama kita dapatkan dari orang tua, kemudian keluarga, masyarakat, sekolah, teman, media massa dan diri sendiri. Contoh : Jika seorang anak lahir dan diasuh dalam rumah tangga yang menyukai riya’ (beramal supaya dipuji orang lain/memamerkan amal), maka anak itu yang semula hanya meniru, lama-lama menjadi sifat/karakternya.

Manusia setiap hari menghadapi lebih dari 60.000 pikiran. Satu-satunya yang dibutuhkan sejumlah besar pikiran ini adalah pengarahan. Jika arah yang ditentukan bersifat negatif maka sekitar 60.000 pikiran akan keluar dari memori ke arah negatif. Dan sebaliknya jika pengarahannya positif maka sejumlah pikiran yang sama juga akan keluar dari ruang memori ke arah yang positif.

Pada tahun 1986 Fakultas Kedokteran San Francisco menyebutkan bahwa lebih dari 80% pikiran manusia bersifat negative. Hasil penelitian Ini menunjukkan bahwa nafsu cenderung menyuruh pada keburukan. Dengan hitung-hitungan sederhana 80% dari 60.000, berarti setiap hari ada 48.000 pikiran negative. Semua pikiran negative akan mempengaruhi perasaan, perilaku, serta penyakit yang mendera jiwa raga. Maka kita harus ekstra hati-hati dalam memilih pikiran di benak kita.

Dalam memanfaatkan kekuatan pikiran itu, tidak semata-mata hanya mendasar-kan aspeks kekuatan manusia belaka, dan sudah pasti ada campur tangan tangan Allah. Sedangkan campur tangan Allah, juga tidak lepas dari prasangka pikiran kita terhadap-Nya .

Sebagaimana firman-Nya, yang artinya ,” (yaitu) mereka (pertolongan Allah) datang kepadamu dari atas dan dari bawahmu, dan ketika penglihatan(mu) terpana dan hatimu menyesak sampai ke tenggorokan dan kamu berprasangka yang bukan-bukan terhadap Allah“, (Qs. Al-Ahzab 10).

Sebagaimana firman-Nya, yang artinya,” Dan apabila hamba-hamba-Ku bertanya kepadamu tentang Aku, maka sesungguhnya Aku dekat. Aku mengabulkan permohonan orang yang berdoa apa bila ia berdoa kepada-Ku, maka hendaklah mereka itu memenuhi-Ku, dan hendaklah mereka beriman (yakin) kepada-Ku, agar mereka selalu berada dalam kebenaran.“, (Qs. Al-Baqarah : 186).

Sebagaimana Rasulullah bersabda, yang artinya,” Aku (Allah) tergantung pada persangkaan hamba-Ku kepada-Ku dan Aku bersama hamba-Ku ketika dia mengingat-Ku. Jika dia mengingat-Ku dalam dirinya , maka Aku mengingatnya dalam diri-Ku. Jika dia mengingat-Ku ditengah orang banyak Aku mengingatnya ditengah orang banyak yang lebih baik daripada mereka.....”, (HR Bukhari Muslim.)

Sebagaimana diriwayatkan Ibn Hussain bahwa Rasulullah bersabda, yanga artinya,” Aku (Allah) berkata kepada semua penduduk langit dan bumi,” Mintalah kepada-Ku. Aku pun memberikan kepada masing-masing orang, pikiran apa yang terpikir pada semuanya“.

Marilah kita memahami arti pikiran dan terapinya agar pikiran kita selalu positif. Untuk membuat perubahan yang sempurna seperti yang kita inginkan, mulailah dari dalam diri. Senada dengan firman Allah “Sesungguhnya Allah tidak akan mengubah keadaan suatu kaum hingga mereka mengubah keadaan yang ada pada diri mereka sendiri.” (Qs. Ar Ra’d : 11).

Marilah kita belajar (berilmu),berlatih dan berjuang menerapi pikiran kita. Tentu tidaklah sama orang yang berilmu dengan yang tidak berilmu. Allah berfirman, “Katakanlah, ‘Apakah sama orang-orang yang mengetahui dengan orang-orang yang tidak mengetahui?” (Qs. Az Zumar : 9)

Kamis, 19 Agustus 2010

Berpikir Positif (Berseri)

Assalaamu 'alaikum wr wb

Mulai besok, kami akan mengupload materi-materi berpikir positif dari hasil resume mendengarkan radio trijaya FM setiap pagi jam 5-6 yang dilakukan oleh keluarga Bp. M. Ikhsan, orang tua wali kelas 2B. Semoga bermanfaat dalam mendidik anak kita dan dalam bermasyarakat.

Wassalaamu 'alaikum wr wb

Admin

Sabtu, 14 Agustus 2010

Website sekolah

Sekolah telah memiliki website di alamat http://www.sdit-internasional.sch.id/
silahkan ditengok dan diberikan saran kritik pengembangannya ke depan

Admin

Pengurus Komite Kelas 2 B

Daftar Pengurus Komite Kelas 2 B :

Ketua : Bp. Suhardi ( Orang tua/wali dari Muhammad Al Ghifari Fausta)
Sekretaris : Ibu Antin Yuliastuti (Orang tua/wali dari Qonita Putri Anas)
Bendahara : Ibu Vera Herawati (Orang tua/wali dari Diva Nurvitriana Widayat)
                       Ibu Suwarni (Orang tua/wali dari Nafisa Khalida Rafa 
Seksi :
1. Humas : Bp. Alif Subardono (Orang tua/wali dari Anisa Nur Rahmalina)
2. Transportasi : Bp. Ony Prasetyo (Orang tua/wali dari Hamzah Syaifuddien Al Faruq)
3. Pengajian : Ibu Maryam (Orang tua/wali dari Rufaidah Haunan)
4. Penghijauan : Bp. Ikhsan Budi Santosa (Orang tua/wali dari Ali Ikhsan)
5. Pembinaan : Bp. Rahman Sudiyo (Orang tua/wali dari Nur Azzam Wafiuddin)
6. Sosial : Bp. Abdi Kuncoro (Orang tua/wali dari Muhammad Ikhwanuddin)

Informasi kegiatan ramadhan dan syawalan

Assalaamu 'alaikum wr wb

Perlu kami informasikan bahwa komite sekolah bekerja sama dengan sekolah mengadakan kegiatan sebagai berikut :

1. Buka bersama sekolah
Pelaksanaan tanggal 21 Agustus 2010 jam 16.00 di ruang baru sebelah selatan kelas 3A/3B.

2. Bhakti sosial pelayanan kesehatan gratis
Pelaksanaan tanggal 28 Agustus 2010 jam 09.00 s/d 12.00

3. Syawalan keluarga besar SDIT Luqman Al Hakim Internasional
Pelaksanaan tanggal 2 Oktober 2010, Jam 08.00 - 12.00 di Balai Desa Jagalan Banguntapan Bantul

Demikian yang bisa kami informasikan. Bagi bapak/ibu orang tua/wali yang berkeinginan untuk menyumbangkan tenaga kesehatan, obat, dan lain-lain bisa menghubungi kami. Terima kasih.
Wassalaamu 'alaikum wr wb

Alif Subardono
Ketua Komite Sekolah SDIT Luqman Al Hakim Internasional